Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Halo teman-teman semua bagaimana kabarnya hari ini? Semoga selalu sehat-sehat ya dan untuk teman-teman yang kebetulan sedang tidak enak badan, semoga lekas sembuh dan pulih kembali seperti sedia kala. Lama sekali tidak menulis diblog. Yaps! Kebetulan beberapa waktu yang lalu sempat kena giliran harus bedrest total dan baru sekarang bisa fokus menulis lagi. Hehehe.
Kali ini saya akan membagikan pengalaman saya ketika mencari popok sekali pakai. Untuk diketahui tipe kulit anakku ini sensitif banget (hampir sama kaya ibunya. hehehe). Jadi kalau pakai produk yang kurang cocok akan langsung muncul ruam-ruam kemerahan. Baiklah di sini saya akan share beberapa popok sekali pakai yang pernah dicoba.
1. Sweety Gold Comfort Tipe Perekat
Sebenarnya popok ini merupakan salah satu popok yang direkomendasikan untuk digunakan. Bahkan ketika masih di rumah sakit pun anakku pakai popok ini (sebenarnya dipakein popok ini sih dari rumah sakitnya. hehehe) dan tidak ada masalah apapun. Karena teringat hal itu dan kebetulan sekalian beli di popok juga untuk sepupu dari suami (masih bayi dan seumuran dengan anakku. hehehe). Yaa apalagi kalo belinya di toko yang sama idealnya jadi lebih hemat ongkir kan? Hehehe.
Semula sempat berpikir begini, "sepertinya kurang pas deh masangnya" atau "kayanya si pinggirannya lupa dilebarkan" dan masih banyak lagi. Sampai akhirnya beberapa kali dicoba lagi tetap saja bocor. Sedih sih memang, niat mau menghemat tapi malah failed. Memang untuk ukuran popok yang premium, sweety gold comfort yang tipe perekat ini termasuk yang paling murah (katanya begitu. bahkan untuk yang tipe celana pun termasuk yang paling murah). Walaupun begitu saya tetap suka sekali dengan popok ini karena bahannya lembut sekali dan anak saya pun sangat nyaman menggunakan popok ini.
Oh iya dalam sehari, anakku menghabiskan 3-4 popok dalam sehari (sudah termasuk kebocoran) tapi kalau poop sehari bisa sampai 4-5 popok.
Kesimpulan:
Positif:
1. Bahannya sangat lembut jadi aman untuk newborn
2. Tidak menimbulkan iritasi, saking lembut banget
3. Breathable
4. Termasuk popok premium yang murah
5. Tidak gembung
Negatif:
1. Perekat berwarna putih jadi harus hati-hati jangan sampai salah buka.
2. Mudah bocor karena bahannya tipis
3. Tidak ada indikator pipis. Jadi harus sering dicek sudah penuh atau tidak. (kalau yang celana ada indikator pipisnya)
2. Mamy Poko Royal Soft Tipe Perekat dan Tipe Celana
Hal pertama yang ada di dalam pikiran saya saat itu adalah "merk ini banyak sekali di jual di swalayan-swalayan kecil" seperti alf*mart dan ind*mart. Padahal merk yang sebelumnya juga ada banyak tapi untuk varian yang saya inginkan nyaris tidak ada (khusus di tempat saya). Nah untuk mamy poko royal soft ini terbilang banyak sekali di jual, bahkan tidak hanya varian ini saja yang kuning pun juga pasti banyak sekali. Tujuan utama saya memilih popok yaitu mencari yang premium dan mudah untuk dicari ketika kita pergi kemana pun.Sejak lahir (tepatnya sejak pulang dari rumah sakit) sampai saat ini anakku masih menggunakan popok yang royal soft. Bahannya yang lembut dan cukup tebal bisa menampung pipis cukup banyak, bahkan seharian. Klaimnya bisa menampung pipis hingga 10 jam. Yaps! Bahkan saya sering sekali bablas dari 10 jam. Hehehe. Contohnya, anak saya mandi sore sekitar jam 5 besoknya baru mandi lagi sekitar jam 7 atau 7.30 pagi. Yaps! Klaim bisa menahan pipisnya itu sesuai menurut saya. Memang pernah bocor tapi itu kalau over capacity atau pemasangannya kurang pas. Cuma memang jika sudah penuh akan tampak sekali gembungnya. Oh iya yang sudah saya gunakan kedua tipe ya, baik perekat maupun yang celana sama-sama oke. Dalam sehari biasanya menghabiskan 2-3 popok (kalau poopnya sekali) atau kalau poopnya agak sering biasanya sekitar 3-4 popok dalam sehari.
Kesimpulan
Positif:
1. Ada indikator pipis
2. Tidak mudah bocor
3. Bahannya sangat lembut
4. Breathable
5. Banyak di jual di swalayan kecil
6. Tipe popok premium relatif murah (dibandingkan popok sebelumnya memang mamy poko agak sedikit mahal)
7. Punya rentang ukuran yang sangat variatif
8. Untuk ukuran NB ada lengkungan area pusar untuk menjaga agar tidak tersenggol. Untuk ukuran M (mungkin ukuran di atasnya juga) ada kerutan jadi lebih fit di badan.
9. Untuk tipe celana ada tape untuk menggulung popok
Negatif:
1. Gembung sekali kalau sudah penuh
2. Variasi jumlah isi per pack yang sangat jarang sekali di jual offline dengan jumlah banyak (ini opsional ya. kalau semisal ingin beli offline. hehehe)
3. Sweety Bronze Pants
Sebenarnya bukan sengaja beli tapi salah beli. Hehehe. Jadi hari itu saya nitip beli popok ke teteh dan sayangnya WA saya ga dibaca lagi. Yasudahlah tak apa. Ternyata uniknya lagi teteh saya pun juga salah baca, dikiranya ini merk pampers (karena sepengetahuan beliau merk pampers tu warnanya kuning. yaa sekitar 20 tahun yang lalu memang ada dua macam. warna hijau toska gelap dan warna putih gading). Setelah iseng lihat di tokopedia dan shopee yang ada dipikiran saya cuma, "Wah lumayan nih. Mudah-mudahan cocok." yaa karena setelah melihat ternyata harganya terbilang murah dan ramah di tabungan. Hehehe.Sayangnya seribu sayang. Karena terbiasa pakai mamy poko jadi ketika ganti pun mengikuti biasanya, jadi ketika menggunakan popok ini pun sama seperti biasa. Ternyata selain mudah sekali bocor juga tidak cocok untuk anakku. Sebenarnya bisa saja pakai ini, tapi harus sering ganti. Kalau sudah kelihatan agak penuh harus langsung diganti karena kalau tidak malah jadi ruam-ruam. Huhuhuhu. Tapi memang saya akui popok ini agak sedikit gembung, tapi tidak segembung popok sebelumnya.
Kesimpulan:
Positif:
1. Harganya murah
2. Breathable
3. Tipis
4. Bisa digunakan untuk bayi yang kulitnya tidak sesensitif anakku
5. Mudah di dapatkan di swalayan kecil
Negatif:
1. Tipis tapi mudah bocor
2. Kurang direkomendasikan untuk bayi yang kulitnya sensitif
3. Tidak ada indikator pipis
4. Pokana
Hari itu sebenarnya iseng mau coba popok ini selain lagi diskon, harga normalnya pun terbilang murah. Dengan harga yang sama dengan popok yang biasa dibeli, kira-kira bisa beli dua atau tiga pack popok ini. Hehehe. Yaps! Naluri buibu yang mencari diskonan mulai menggetar ketika melihat diskonan.Klaimnya surprise design. Awalnya dikira dalam satu pack terdiri dari beberapa motif. Tapi ternyata hanya satu motif dalam satu pack. Sedikit sadness sih tapi gapapa, yang penting fungsi dan sesuai dengan keinginan saya. Memang betul popok ini nyaris memenuhi kriteria yang saya cari. Hanya sedikit sekali minusnya, mudah bocor dan tidak ada tape untuk menggulung popok yang umumnya ada di popok celana.
Kesimpulan:
Positif:
1. Harganya murah apalagi kalau diskon. Hehehe
2. Bahannya lembut (mirip seperti mamy poko)
3. Tidak gembung
4. Motifnya lucu-lucu (waktu itu saya dapat motif telur ceplok dengan warna dasar oren)
Negatif:
1. Hanya ada di swalayan besar (seperti gr*ya atau b*rma)
2. Tidak ada tape untuk menggulung popok seperti pada umumnya di popok celana
3. Tidak ada indikator pipis
4. Mudah bocor
5. Mamy Poko X-tra Kering Tipe Perekat
Awalnya cuma sekedar coba-coba siapa tau anakku cocok pake popok ini. Yaps!! Ternyata bisa menjawab apa yang saya inginkan. Anakku aman pakai popok ini. Namun sayang dan sangat disayangkan sekali popok yang ini sama persis seperti sweety gold comfort (padahal tadinya mau ganti pake popok yang ini karena lebih murah dari royal soft. Hehehe). Walaupun feelnya lebih tipis dari sweety gold comfort tapi saya akui popok ini memang menyerap banyak pipis namun bagian penyerapnya memang lebih tipis dari mamy poko royal soft. Jadi harus benar-benar diperhatikan sekali sudah penuh atau belumnya karena kalau tidak tentunya bocor apalagi tidak ada indikator pipisnya jadi harus sering dicek.
Kesimpulan:
Positif:
1. Mudah didapatkan di swalayan kecil pun umumnya ada
2. Bahannya lembut (sedikit downgrade dari seri royal soft)
3. Banyak menyerap pipis
4. Breathable
5. Harganya termasuk paling murah untuk popok mamy poko
6. Tidak segembung yang royal soft
Negatif:
1. Karena bahannya cukup tipis rawan bocor
2. Tidak ada indikator pipis
Yaps. Cukup sekian untuk tulisan saya hari ini. Sebenarnya ada satu lagi yang sudah dicoba namun saat ini sedang dicoba lagi. Nanti kalau saya sudah mendapatkan kesimpulannya, Insyaa Allah tulisan ini akan segera diupdate.
Semoga tulisan ini bermanfaat untuk buibu yang sedang mencari popok dan kebetulan tipe kulit anaknya sama seperti anak saya. Semoga membantu. Akhir kata....
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar
Posting Komentar