Terimakasih Telah Bertahan! (Part 2)

 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Halo sahabat semua! Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga sehat selalu ya dan kita dijauhkan dari segala berbagai penyakit, terutama penyakit yang sedang melanda di muka bumi ini. Untuk teman-teman COVID-19 survivor, teman-teman yang sedang terpapar COVID-19, serta teman-teman nakes, semangat selalu. Insyaa Allah semua ini akan segera berakhir sampai tuntas. Tidak lupa juga diabsen teman-teman yang percaya bahwa COVID-19 itu ada serta teman-teman yang tidak percaya bahwa COVID-19 itu ada, tetap jaga kesehatan kalian apapun dan bagaimanapun caranya. Tetap patuhi aturan dan protokol kesehatan, semua ini dibentuk karena untuk kita semua juga.

Yap, seperti beberapa waktu yang lalu diberitakan bahwa vaksin sudah datang. Yaaay!! (terutama bagi teman-teman yang percaya bahwa COVID-19 itu ada dan teman-teman nakes). Semoga ini menjadi salah satu bentuk usaha dan ikhtiar kita dalam melawan virus COVID-19 tersebut. Tapi banyak kok yang sudah divaksin ada yang meninggal, malah terpapar COVID-19, atau sakit yang lainnya. Berarti itu vaksin ga aman dong. Selain itu juga banyak vaksin yang palsu. Hmm, yaa memang itu juga tidak dapat dipungkiri kalau hal tersebut ada. Maka dari itu perlunya uji lab berkali-kali serta uji lab lainnya untuk memastikan keefektifan vaksin tersebut. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan, vaksin apapun namanya tentu memiliki reaksi yang berbeda ditubuh tiap orang. Namun tidak ada salahnya untuk berusaha dan berikhtiar agar tidak terpapar virus tersebut. Bukankah kita diwajibkan untuk berusaha dan berikhtiar akan sesuatu yang ingin kita dapatkan? Ya dan ini adalah salah satu caranya.

AKU GA MAU DIVAKSIN!!!

Oke. Saya yakin pihak nakes pun juga tidak akan memaksa. Namun hanya sekedar mengingatkan untuk menjaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan yang berlaku. Ga usah diingetin. Udah hafal diluar kepala! Ya gimana, itu tugasnya mereka untuk saling mengingatkan, tentu saja sekaligus mengingatkan dirinya sendiri.

Namun sekali lagi yang perlu ditegaskan dalam tulisan ini adalah dengan kehadiran vaksin ini adalah sebagai suatu upaya untuk mencegah terpaparnya COVID-19. Semoga dengan kehadiran vaksin ini bisa efektif.

Kalau ingin flash back dengan berbagai penyakit lainnya, seperti campak, cacar, atau penyakit lainnya yang ada vaksinnya dan sudah teruji ampuh, tentu vaksin itu melalui berbagai tahap uji lab. Tidak langsung sekali jadi langsung ampuh. Pasti melalui tahapan yang kurang lebih sama seperti saat ini. Hanya saja berbagai gempuran media yang berlebihan itulah mengakibatkan kita stress duluan itulah akhirnya kita menolak mentah-mentah dan tidak percaya dengan keefektifan vaksin tersebut.

Untuk penutup tulisan ini tidak lupa saya mengucapkan terima kasih banyak untuk semua orang dan teman-teman yang membaca tulisan saya ini. Terima kasih sudah bertahan hingga saat ini. Semoga kita dapat terus bertahan hingga pandemi ini berakhir dan dapat menikmati hidup seperti sebelum pandemi ini menyerang bumi kita.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.





Komentar