Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Halo sahabat semua! Apa kabarnya? Semoga kita selalu dalam keadaan sehat wal afiat dan selalu dalam lindungan Allah swt. serta dijauhkan dari penyakit yang sedang mewabah hingga saat ini. Aamiin yaa rabbal 'alamin.
Sudah lama saya tidak menulis di blog ini karena sedang mengalami mabok yang luar biasa. Hehehe. Tapi kali ini entah kenapa ada dorongan terkuat nulis lagi di blog. Walaupun hanya sekedar ucapan terima kasih. Iya serius ucapan terima kasih. Terutama ucapan terima kasih kepada semua yang telah bertahan hingga saat ini. Ya memang tidak dapat dipungkiri tidak sedikit juga yang berguguran ditengah medan perang pandemi COVID-19 ini.
Apakah saya termasuk orang yang bahwa COVID-19 ini ada, bukanlah sebuah rekayasa petinggi-petinggi negara bahkan dunia? Jawabannya ya. Saya yakin bahwa COVID-19 ini ada. Tapi mungkin memang kasusnya tidak separah seperti pemberitaan di media-media lokal maupun media-media asing. Terutama keyakinan itu semakin tinggi ketika orang-orang terdekat saya pun, baik yang nakes maupun non-nakes, juga ikut terpapar COVID-19.
"Serius, aku bertahan antara hidup dan mati. Saat itu yang ada dipikiranku cuma pingin sembuh. Tapi kalau takdir berkata lain, setidaknya aku sudah berjuang melawan penyakit ini. Semoga usahaku kemarin merawat teman-teman yang terpapar COVID-19 tidak sia-sia." Ucap salah satu kerabat saya yang bekerja sebagai nakes.
"Aku ga tau kenapa dan darimana bisa ketularan. Kalopun baru beberapa hari kemudian kerasa gejalanya, tapi pas sesak nafas rasanya jadi inget kamu pas astmanya kambuh." Ucap salah satu kerabat saya yang bekerja sebagai tim event organizer (non nakes).
Bagi teman-teman yang tidak mempercayai bahwa COVID-19 ini ada, yasudah, tidak apa-apa. Itu adalah pilihan dan kepercayaan masing-masing. Saya pun juga tidak akan memaksa teman-teman untuk mempercayainya. Namun pesan saya adalah tetap jaga kesehatan apapun dan bagaimanapun kondisinya. Jangan sampai jatuh sakit.
Bagi teman-teman yang mempercayai bahwa COVID-19 ini ada, terima kasih. Mari kita bantu nakes sebisa kita untuk tetap menjaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan. Jangan sampai tertular dan jangan sampai lengah. Tetap jaga kesehatan dan istirahatlah yang cukup ketika sudah merasa lelah.
Bagi teman-teman COVID-19 survivor, terima kasih banyak sudah bertahan hingga saat ini. Terimakasih juga untuk segala pengalaman yang sudah dibagikan kepada kami sehingga kami dapat mempelajari semua yang pernah kalian alami untuk berjaga-jaga dan mengenali semua gelaja COVID-19. Walaupun katanya sekarang COVID-19 sudah bermutasi dan ada kemungkinan besar terus bermutasi.
Bagi teman-teman nakes COVID-19, terima kasih banyak sudah berjuang hingga saat ini. Saya tahu kalian sangat lelah menghadapi gempuran penyakit ini yang entah kapan akan berakhir. Semoga kalian selalu diberikan kekuatan dan kesehatan untuk membantu teman-teman yang terpapar COVID-19 dengan tulus dan ikhlas. Insyaa Allah semua perbuatan yang kalian lakukan saat ini dicatat dan menjadi amal jariyah untuk teman-teman nakes.
Bagi teman-teman yang gugur karena COVID-19, melalui penyakit ini semoga menjadi penggugur dosa-dosa di masa lampau dan semoga semua amalan dan perbuatan kalian selama di dunia diterima oleh Allah swt. Terimakasih juga telah memberikan pelajaran amat berharga untuk kami.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar
Posting Komentar