Haloo.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Haii, welcome back sahabat to my blog.
Kali ini saya mau share alasan terbesar saya pada akhirnya lebih memilih blogging daripada vlogging. Yukk. Keep reading......
Kenapa Blogging Sih???
Banyak banget pertanyaan-pertanyaan yang masuk ke saya, intinya, kenapa sih lebih memilih blogging daripada vlogging. Kalo vlogging kan bisa sekalian up followers IG, dapet endorsement, auto jadi selebgram dan sebagainya. Wokaayyy. Akan saya jawab satu satu yaa. Tapi pertanyaan yang akan saya jawab adalah pertanyaan mayoritas yang selalu dipertanyakan oleh sahabat. Baik lingkungan sekitar saya maupun di dunmay alias dunia maya. Hehehehe
1. Kenapa memilih blog sih buat share aktivitas, keilmuan, pengalamanmu?
Answer:
Well. Saya lebih memilih ngeblog daripada ngevlog sebenarnya adalah alasan utamanya yaitu saya ga bisa ngobrol sebaik mereka. Halaahh. Sebenarnya saya tipikal pribadi yang introvert dan sangat gugup sekali kalo ngobrol di depan banyak orang. Bahkan dulu saya pernah pingsan cuma karena harus ngobrol di depan banyak orang. Padahal itu ngobrol santuy lohh. Tapi saya senang sekali menulis dan membaca. Berawal dari hal tersebutlah pada akhirnya saya menggunakan cara berkomunikasi publik dengan cara menulis.Tersampaikan atau tidak, setidaknya saya dapat menyampaikan apa yang saya ungkapkan. Malah saya melihat justru dengan cara menulis inilah pada akhirnya readers tulisan saya dapat membacanya berulang-ulang tanpa harus menanyakan kembali ke saya. Pengecualian kalau ada hal yang kurang dipahami baru ditanyakan ke saya.
2. Instagram juga kan bisa dipake media buat ngeblog. Kenapa ga manfaatin itu aja?
Answer:
Sebenarnya saya juga memanfaatkannya. Hanya saja kalau di instragram jumlah katanya sangat terbatas, tidak sebanyak diblog. Serta kalau di instragram itu perlu berepisode episode agar maksud dan tujuan dari isi tulisan saya itu tersampaikan. Hal inilah yang bisa saja menimbulkan kejenuhan kepada sahabat.
3. Oiya, share apa aja nih nanti? Apa sama kaya blog yang dulu?
Answer:
Secara umum banyak yang saya ubah. Namun secara rincinya masih ada pembahasan yang tetap saya pertahankan yaitu tentang share pengalaman. Baik pengalaman yang saya alami langsung maupun pengalaman dari orang-orang sekitar saya. Kemudian juga beberapa hal yang akan saya bahas yaitu mengenai analisis fenomena yang sedang terjadi saat ini melalui nalar bidang keilmuan saya, yaitu bimbingan dan konseling. Tentu saja akan saya sertakan beberapa referensi terpercaya dari jurnal-jurnal, buku-buku, maupun expert spoke person langsung,
4. Padahal kan kalo share di instagram ato vlogging kan lumayan, bisa jadi selebgram ato spoke person juga, terutama dibidangnya.
Answer.
Umm,,. kalo spoke person mungkin masih relevan yaa. Tapi itu dia permasalahannya saya itu introvert jadi ada ketakutan tersendiri jika berbicara dihadapan publik. Yaa kalopun vlogging itu kan satu arah (kalo ga ada lawan bicaranya). Tapi saya pikir, saya lebih suka ngobrol dengan cara menulis. Lagipula kalau melihat tujuan dan pemanfaatannya kan sama saja. :)
Namun hal yang paling penting adalah cara kita menyalurkan energi tersebut ke arah yang positif. Terserah apapun itu aktivitasnya namun yang jelas kita menyukainya, bahkan itu bisa jadi big boosternya.
Okay. Secara umum begitulah pertanyaan-pertanyaan yang pernah disampaikan kepada saya. Umm, saya pikir alasan itu cukup yaa. Namun jika masih ada pertanyaan pertanyaan yang masih ingin ditanyakan, langsung saja yaa tulis di kolom komentar.
Terimakasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Komentar
Posting Komentar